Beberapa Sekolah Tingkatan Atas Adakan Sosialisasi PPDB di MTsN 8 Sleman

Sleman (MTsN 8 Sleman) – Salah satu bentuk kerjasama MTsN 8 Sleman dengan sekolah-sekolah tingkatan atas adalah memberikan kesempatan kepada sekolah-sekolah tersebut untuk mempromosikan atau mensosialisasikan sekolahnya di hadapan seluruh siswa kelas IX. Tujuan dari promosi sekolah ini adalah mendapatkan perhatian dari calon siswa sehingga diharapkan akan ada sebagian dari mereka tertarik dan dapat menjadi siswa sekolah tersebut. Agenda kegiatan ini sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahun yang dilaksanakan setelah pelaksanaan ujian utama atau ASPD.

Hari pertama sosialisasi/promosi sekolah dilaksanakan pada Kamis (16/5/2024) bertempat di aula MTsN 8 Sleman. Acara ini dimulai dari pukul 07.30 sampai pukul 10.00. Secara berurutan, mulai dari SMK Maarif Piyungan, SMK Penerbangan, MAN 3 Klaten, SMK Rahani Husada, dan diakhiri dari MAN 3 Sleman. Masing-masing sekolah diberi waktu 30 menit untuk menyampaikan sosialisasi sekolahnya. Rata-rata mereka menyampaikan program unggulan sekolah, fasilitas unggulan sekolah, prestasi akademik maupun nonakademik, profil guru, suasana lingkungan sekolah, dan prospek lulusan sekolah untuk ke depannya. Para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Sesuai jadwal yang sudah dibuat Wakil Kepala Urusan Humas Rini Sri Hastuti, hari kedua akan dilaksanakan pada Jumat, 17 Mei 2024. Sekolah yang akan sosialisasi di antaranya SMA Islam Prambanan, SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, MA Raudhatul Muttaqien, SMK Kesehatan Cipta Husada, dan MA Raden Fatah. Sementara itu, hari ketiga akan dilaksanakan pada Senin, 20 Mei 2024. Sekolah yang akan sosialisasi di antaranya SMA Muhammadiyah Kalasan, SMK PI Ambarukmo 1, MAN 4 Bantul, SMK Nasional Berbah, dan SMK Muhammadiyah 1 Sleman,ditambah SMKS Yapemda 1 Sleman dan terakhir SMA Muh 1 Prambanan.

Agus Sholeh, selaku kepala madrasah menyambut baik kegiatan tersebut. “Semoga dengan sosialisasi beberapa sekolah tersebut menjadi gambaran dan pencerahan anak-anak kami yang mungkin sampai saat ini masih ada yang bingung, belum tahu ingin melanjutkan sekolah ke mana. Semoga anak-anak dapat memilih sekolah yang tepat sesuai dengan harapan dan cita-citanya,” pungkasnya. (Ys)