Sleman (MTs N 8 Sleman) – Dalam rangka menyemarakkan kegiatan bulan suci Ramadhan, MTs N 8 Sleman mengadakan kegiatan Pesantren Ramadhan yang diikuti oleh seluruh murid kelas 7 dan 8. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan madrasah dengan tujuan menanamkan nilai-nilai keislaman, memperkuat akhlak, serta melestarikan tradisi budaya yang sarat makna.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian dalam Pesantren Ramadhan tahun ini adalah materi sunur. Materi ini merupakan sungkeman dan janur/Pembuatan ketupat. Dalam sesi ini, para murid diajarkan tentang pentingnya menghormati dan berbakti kepada orang tua serta guru. Melalui praktik sungkeman, murid belajar memohon maaf, mengungkapkan rasa terima kasih, serta mempererat hubungan kekeluargaan. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan haru, karena banyak murid yang menyampaikan doa serta permohonan maaf kepada guru yang hadir.
Selain itu, para murid juga mengikuti kegiatan pembuatan ketupat. Dalam kegiatan ini, murid diajarkan cara menganyam janur hingga menjadi wadah ketupat yang siap diisi beras. Guru dan pembimbing memberikan penjelasan mengenai makna filosofis ketupat dalam tradisi masyarakat saat Hari Raya Idulfitri, yaitu sebagai simbol permohonan maaf dan kesucian setelah menjalani ibadah puasa.
Kegiatan pembuatan ketupat berlangsung dengan suasana yang menyenangkan. Para murid tampak antusias mencoba menganyam janur, meskipun sebagian masih mengalami kesulitan pada awalnya. Dengan bimbingan guru, mereka akhirnya dapat menyelesaikan anyaman ketupat dengan baik. Melalui kegiatan Pesantren Ramadhan ini, diharapkan para murid tidak hanya memperoleh pengetahuan agama, tetapi juga memahami nilai-nilai kebersamaan, penghormatan kepada orang tua dan guru, serta melestarikan tradisi yang memiliki makna mendalam dalam kehidupan masyarakat.
Pihak madrasah berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana pembinaan karakter dan penguatan pendidikan spiritual bagi para murid. (HrN)
Tinggalkan Komentar