Sleman( MTs N 8 Sleman) Perpustakaan Madyadesta yang berada di lingkungan MTs N 8 Sleman kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan literasi dan pengelolaan koleksi buku. Pada Selasa, 17 Juni 2025, perpustakaan tersebut secara resmi melaksanakan kegiatan pelabelan dan penomoran buku baru sebagai bagian dari program penataan dan digitalisasi data koleksi.
Kegiatan ini dilaksanakan di ruang perpustakaan Madyadesta dan melibatkan sejumlah petugas perpustakaan, guru, serta tenaga kependidikan yang tergabung dalam tim pengelola perpustakaan. Kepala Perpustakaan, Himawan Bayu Nugroho, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam menyambut tahun ajaran baru sekaligus mendukung sistem pengelolaan buku yang lebih tertib dan mudah diakses.
“Pelabelan dan penomoran buku ini kami lakukan sebagai bagian dari proses inventarisasi rutin, sekaligus dalam rangka persiapan distribusi buku kepada siswa. Buku-buku yang kami beri label antara lain adalah buku pelajaran inti atau yang biasa disebut buku paket,” ujar Himawan saat ditemui di sela kegiatan.
Beliau menambahkan bahwa buku-buku paket tersebut nantinya akan dibagikan kepada seluruh siswa MTs N 8 Sleman sesuai kebutuhan masing-masing kelas dan jenjang. Dengan adanya penomoran dan label yang sistematis, proses peminjaman dan pengembalian buku akan menjadi lebih efisien serta dapat dipantau secara berkala melalui sistem yang sudah mulai diterapkan di perpustakaan Madyadesta.
Menurut data dari perpustakaan, setidaknya terdapat lebih dari 300 eksemplar buku baru yang akan masuk ke dalam sistem perpustakaan. Buku-buku tersebut mencakup berbagai mata pelajaran seperti Matematika, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, dan Pendidikan Agama Islam. Setiap buku diberi label kode sesuai dengan kategori dan tingkat kelas, serta nomor inventaris yang memudahkan pencarian.
Selain pelabelan, tim perpustakaan juga melakukan pengecekan fisik dan pencatatan kondisi buku untuk memastikan bahwa buku yang akan digunakan oleh siswa berada dalam kondisi baik. Hal ini menjadi bentuk perhatian madrasah terhadap kualitas bahan ajar yang akan diterima siswa selama proses pembelajaran.
Kepala Madrasah, Agus Sholeh, S. Ag., memberikan apresiasi atas inisiatif ini. Ia menyebutkan bahwa pengelolaan perpustakaan yang baik akan mendukung proses pembelajaran secara menyeluruh, terutama dalam meningkatkan minat baca siswa dan pemanfaatan sumber belajar di luar kelas.
“Kami berharap perpustakaan Madyadesta bisa terus berkembang dan menjadi pusat literasi yang membanggakan, tidak hanya di lingkungan madrasah, tapi juga di tingkat kabupaten,” ungkapnya.
Kegiatan pelabelan dan penomoran ini direncanakan berlangsung selama satu pekan ke depan dan akan disusul dengan pelatihan singkat kepada siswa tentang tata cara peminjaman buku berbasis sistem digital. Ini merupakan bagian dari inovasi layanan perpustakaan untuk mendukung program digitalisasi madrasah yang saat ini tengah dikembangkan di MTs N 8 Sleman.
Dengan adanya upaya ini, perpustakaan Madyadesta diharapkan mampu menjadi pusat informasi dan pengetahuan yang representatif, sekaligus menciptakan budaya literasi yang kuat di kalangan siswa, guru, dan seluruh warga madrasah.( r3)
Tinggalkan Komentar