Sleman( MTs N 8 Sleman) โ Dalam rangka memperingati Hari Bumi yang jatuh setiap tanggal 22 April, MTs Negeri 8 Sleman mengadakan kegiatan penanaman pohon di lingkungan madrasah sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian alam. Salah satu yang secara langsung ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah Wakil Kepala Madrasah bidang Hubungan Masyarakat (Waka Humas), Hj. Rini Sri Hastuti, S.Pd.
Kegiatan yang berlangsung pada hari Selasa pagi tersebut dipusatkan di halaman madrasah. Dengan suasana cerah dan penuh semangat, penanaman pohon dilakukan secara simbolis oleh beberapa guru dan tenaga kependidikan, termasuk oleh Hj. Rini sendiri yang menanam pohon matoa sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan penghijauan dan pelestarian lingkungan.
Pohon matoa yang ditanam hari itu menjadi simbol kepedulian MTsN 8 Sleman terhadap keberlanjutan ekosistem dan kehidupan bumi. Tak hanya pohon matoa, sebelumnya madrasah ini juga telah menanam beragam jenis pohon buah lainnya yang kini tumbuh menghijau dan memperindah lingkungan sekitar. Adapun pohon-pohon buah tersebut antara lain: mangga kyoji, mangga golek India, mangga madu, jambu madu deli, jambu dalhari, klengkeng, belimbing, anggur jawa, nangka, dan sawo.
Dalam keterangannya, Hj. Rini Sri Hastuti, S.Pd. menyampaikan harapan besar terhadap keberlangsungan kegiatan seperti ini ke depannya. โMomentum Hari Bumi ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa bumi harus dijaga dan dirawat. Melalui penanaman pohon, kita tidak hanya menghijaukan lingkungan, tetapi juga memberikan warisan hidup bagi generasi selanjutnya,โ ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa madrasah sebagai lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran lingkungan bagi peserta didik. โKami ingin siswa-siswi tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini adalah bagian dari pendidikan karakter yang kami tanamkan,โ lanjutnya.
Program penanaman pohon ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan MTsN 8 Sleman dalam mendukung gerakan sekolah adiwiyata dan mewujudkan madrasah yang ramah lingkungan. Tak hanya menjadi tempat belajar, madrasah diharapkan bisa menjadi ruang hijau yang sehat dan inspiratif bagi seluruh warganya.
Dengan dukungan seluruh civitas akademika, kegiatan penanaman pohon ini mendapat sambutan positif dan menjadi langkah awal menuju lingkungan madrasah yang lebih hijau, sejuk, dan produktif.(r3)
Tinggalkan Komentar