MTs N 8 Sleman Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Yogyakarta (MTsN 8 Sleman) – Teladani Sifat Nabi Muhammad SAW Untuk Menjadi Insan Yang Bertaqwa  menjadi tema yang diusung dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H yang dilaksanakan pada Jum’at (15/11). Bertempat di Masjid Nurul Ummah MTsN 8 Sleman, acara ini dihadiri oleh Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 8 Sleman, Bapak/Ibu Guru dan Karyawan, serta seluruh peserta didik Kelas VII, VIII, dan IX MTsN 8 Sleman.

Kegiatan yang dikoordinir oleh Paijo, S.Ag selaku koordinator keagamaan ini dilaksananakan pada jam Program Penguatan Madrasah di hari Jumat jam pertama dengan menghadirkan Ustadz penceramah H. Mujiharno S.Ag., diawali dengan rangkaian acara pembukaan terdiri dari Pembacaan ayat suci Al Qur’an, sambutan Kepala Madrasah dan selanjutnya Tausiyah.

Dijelaskan oleh Kepala Madrasah saat memberikan arahan, bahwa kegiatan Maulid Nabi ini  merupakan media untuk selalu mengenang dan meneladani sifat dari Nabi Besar Rasulullah Muhammad SAW sebagai utusan Allah SWT sebagai nabi akhir zaman yang menyempurnakan akhlak manusia.”Kegiatan PPM kali ini diisi dengan tausiyah dalam rangka peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, dengan kita belajar dan tahu sifat wajib Rasulallah SAW maka insya Allah kita bisa meneladani sifat beliau”tandasnya.

Selanjutnya dalam Tausiyahnya, Ust. Mujiharno menjelaskan mencontoh perilaku Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari adalah salah satu wujud bahwa kita mencintai dan menghormati Rasul Allah. Dimulai sejak usia dini supaya perilaku tersebut terbawa saat usia remaja sampai tua. Sikap terpuji Rasulullah SAW sangat banyak. Bahkan setiap perilakunya sehari-sehari memiliki suri teladan yang mesti dicontoh. Perkataan dan perbuatan Rasulullah merupakan budi pekerti yang baik. Diantaranya adalah sifat Shiddiq atau jujur, kejujuran Rasulullah SAW sangat terkenal, tidak hanya diakui teman dekatnya, bahkan diakui oleh musuhnya.

Kemudian sifat Amanah yang merupakan sikap yang dapat di percaya. Apabila suatu urusan dipercayakan kepadanya maka dia akan melaksanakan urusan tersebut dengan sebaik-baiknya. Sebagaimana Rasulullah SAW diberikan amanah untuk menyampaikan ajaran Islam kepada umat manusia melaksanakan tugas itu dengan sebaik-baiknya mesti taruhan nyawa, jiwa, dan raga. Selanjutnya adalah sifat Tabligh atau menyampaikan, yaitu sifat wajib Nabi menyampaikan seluruh ajaran yang diterima dari Allah SWT berupa wahyu kepada umat manusia agar menjadi pedoman hidup.

Dan yang terakhir adalah sifat Fathanah atau cerdas, Rasulullah saw terkenal sebagai seorang yang cerdas dan pandai, serta sangat arif dan bijaksana. Dalam mengambil keputusan didasari dengan pertimbangan dan pemikiran  matang.(imm)