Latihan Latihan Manasik Haji Haji 2023 MTsN 8 Sleman Berjalan Lancar

Sleman (MTsN 8 Sleman) Kamis, 25 Mei 2023 telah terlaksana kegiatan rutin yang menjadi program keagamaan di MTsN 8 Sleman, yaitu Latihan Manasik Haji 2023. Kegiatan ini berlangsung di area komplek Candi Banyunibo Prambanan. Peserta adalah seluruh siswa siswi kelas 8 yang berjumlah total 189 anak. Didamping oleh Guru dan Pegawai, kegiatan ini dibagi menjadi beberapa kelompok, seperti 1 kelas terbadi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok putra dan putri. Setiap kelompok didampingi pendamping sebanyak 3 orang.

Dimulai pukul 07.00 WIB, seluruh peserta kegiatan Latihan Manasik Haji beserta pendamping dan panitia berkumpul di lapangan utama madrasah untuk dilakukan doa dan sedikit pengarahan. “Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan bisa menjadi pembelajaran untuk anak-anak tentang Haji” terang Agus Sholeh, S.Ag. selaku Kepala Madrasah dalam sambutannya. Setelah selesai pengarahan dimulailah kegiatan “Latihan Manasik Haji”, seluruh peserta sudah menggunakan kain ihram menuju tan’im sebagai awal kegiatan rangkaian manasik haji. Disini seluruh peserta melaksanakan sholat sunat 2 rakaat sebelum berangkat ke Arafah. Setelah sampai di Arafah seluruh peserta melakukan sholat Dhuhur dan Ashar dengan di jama’ takdim serta di qashar, dilanjutkan mendengarkan khutbah wukuf yang dibawakan oleh Jumanudin, M.Pd.I.

Selanjutnya peserta Latihan manasik haji melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji seperti tawaf, sa’i, lempar jumroh, dan diakhiri dengan tahalul. Seluruh peserta mengikuti dengan sangat antusias. Dengan pembelajaran Latihan Manasik Haji ini siswa siswi bisa merasakan langsung seluruh rangkaian ibadah haji. Jadi, bukan hanya teori saja yang mereka dapatkan tetapi juga praktek langsung. Siswa-siswi juga terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan, walaupun matahari yang bersinar terik di saat kegiatan berlangsung. Lelah namun menyenangkan, setelah selesai seluruh siswa siswi, guru dan pegawai berkeliling menggunakan kereta kelinci di sekitar Prambanan dan sekitarnya melewati wilayah Berbah baru kembali ke madrasah. Tujuannya selain untuk ajang promosi madrasah juga sebagai syiar agama. (hm8)